Diabetes Danger

Here are some serious dangers caused by diabetes.

Long-Term Complications
Diabetes can cause long-term complications such as heart attack, stroke, blindness due to glaucoma, kidney disease, and wounds can not heal until the infection and had to be amputated. Even the most gruesome stage is death. The complications are caused by damage to blood vessels, nerve damage, and the inability of the body against infection. However, not all people with diabetes have long-term problems of this.

Hypoglycemia
Although it is not good when a high sugar content, but a patient with diabetes mellitus or diabetes may also be a sudden onset of very low blood sugar below the normal threshold is called hypoglycemia. It's also very dangerous because it can make sufferers shaky, sweaty, tired, hungry, irritable, or confused or fast heartbeat, blurred vision, headache, body numbness, or tingling around the mouth and lips. It could even seizures or fainting. Often times, proper diet and regular meals may prevent the occurrence of the problems were. Consume glucose, for example juice or glucose tablets, can raise blood sugar levels back to a safer level to other foods can be consumed.

Ketoacidosis
If glucose can not be processed properly by the body, fat and protein in the body used by the body to be used as energy. But when the body burns fat, forming combustion called ketones. Ketones accumulate in the blood and flows into the urine. Because ketones are more acidic than healthy tissue, high levels of ketones in the blood can cause a serious condition called ketoacidosis. The early symptoms of diabetic ketoacidosis is thirst and frequent urination, nausea, vomiting, fatigue and abdominal pain (especially in children). Breathing becomes deep and rapid as the body attempts to repair the blood acidity. Patient breath smells like the smell of acetone. Diabetic ketoacidosis could develop into a coma, sometimes in just a few hours.

-


Bahaya Diabetes
Berikut ini beberapa bahaya serius yang diakibatkan diabetes.

Komplikasi Jangka Panjang
Diabetes dapat menyebabkan komplikasi jangka panjang seperti serangan jantung, stroke, kebutaan akibat glukoma, penyakit ginjal, dan luka yang tidak dapat sembuh hingga infeksi sehingga harus diamputasi. Bahkan taraf yang paling mengerikan adalah kematian. Komplikasi-komplikasi ini disebabkan oleh kerusakan pembuluh darah, kerusakan saraf, dan ketidaksanggupan tubuh melawan infeksi. Namun, tidak semua penderita diabetes mengalami masalah-masalah jangka panjang ini.

Hipoglikemia
Walaupun tidak baik bila kadar gula tinggi, tetapi seorang penderita diabetes mellitus atau kencing manis ini dapat pula secara tiba-tiba mengalami gula darah yang sangat rendah di bawah ambang normal yang disebut hipoglikemia. Ini juga sangat berbahaya karena dapat membuat penderitanya gemetar, berkeringat, lelah, lapar, gampang tersinggung, atau bingung atau detak jantung cepat sekali, pandangan kabur, nyeri kepala, tubuh kebas, atau kesemutan di sekitar mulut dan bibir. Bahkan bisa kejang-kejang atau pingsan. Sering kali, menu makanan yang tepat dan waktu makan yang teratur dapat mencegah timbulnya problem-problem itu. Mengkonsumsi glukosa, misalnya sari buah atau tablet glukosa, dapat menaikkan kembali kadar gula darah ke tingkat yang lebih aman hingga makanan lain dapat dikonsumsi.

Ketoasidosis
Jika glukosa tidak dapat diolah dengan baik oleh tubuh, maka lemak dan protein dalam tubuh dimanfaatkan oleh tubuh untuk dijadikan energi. Namun saat tubuh membakar lemak, terbentuklah sisa pembakaran yang disebut keton. Keton menumpuk dalam darah dan mengalir ke dalam air seni. Karena keton ini lebih asam daripada jaringan tubuh yang sehat, kadar keton yang tinggi dalam darah dapat menyebabkan terjadinya kondisi serius yang disebut ketoasidosis. Gejala awal dari ketoasidosis diabetikum adalah rasa haus dan sering kencing, mual, muntah, lelah dan nyeri perut (terutama pada anak-anak). Pernafasan menjadi dalam dan cepat karena tubuh berusaha untuk memperbaiki keasaman darah. Bau nafas penderita tercium seperti bau aseton. Ketoasidosis diabetikum bisa berkembang menjadi koma, kadang dalam waktu hanya beberapa jam.